Weiitss.. ngeri ya judulnya? Udah mirip On The Spot Trans 7 belum? Hehe.

Nggak papa, kali ini saya memang lagi pengen membeberkan fakta tentang PT Semen Indonesia yang saya ambil dari berbagai sumber. Jadi bukan hanya dari kegiatan Wisata Green Industry namun juga dicombine dengan data dan pemberitaan dari pihak lain agar faktanya berimbang dan netral, ya.

Semen Indonesia
Semen Indonesia

Karena saya sempat beberapa kali dibully oleh akun para aktivis yang kontra dengan pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang-Jawa Tengah gara-gara saya memberi live report selama acara Wisata Green Industry yang diadakan di Tuban-Jawa Timur. Untuk itulah kenapa menurut saya sharing informasi tentang PT Semen Indonesia yang sesungguhnya layak untuk dibagi kepada khalayak, agar tidak terjadi salah paham dan aksi saling bully di dunia maya. Lebih bagus lagi kalau mereka yang memang belum mengetahui kondisi di lapangan mau bertabayyun langsung kepada pihak terkait agar tidak menyebarkan info yang kurang tepat.

Baik pemirsa, inilah tujuh fakta yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat luas tentang PT Semen Indonesia, salah satu Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia.

  1. Semen Indonesia Group

Mungkin ada yang belum tahu bahwa PT Semen Indonesia bukanlah satu perusahaan tunggal melainkan holding company yang membawahi empat perusahaan berbeda yakni Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa dan Thang Long Cement Vietnam. Tidak hanya penghasil semen, Semen Indonesia juga memiliki beberapa anak usaha lain bukan penghasil semen seperti PT Varia Usaha, PT United Tractors Semen Gresik, PT SGG Prima Beton, dan banyak lagi.

Thang Long Cement Vietnam, salah satu anak perusahaan PT Semen Indonesia
Thang Long Cement Vietnam, salah satu anak perusahaan PT Semen Indonesia
  1. Konflik Pendirian pabrik Semen Indonesia di Rembang

Ada yang unik dari konflik pendirian pabrik baru PT Semen Indonesia di Rembang-Jawa Tengah. Seperti yang banyak diberitakan bahwa pembangunan ini mendapat penolakan dari beberapa pihak termasuk banyak publik figur dan aktivis karena dianggap akan merusak lingkungan. Uniknya banyaknya demonstrasi yang terjadi di Rembang tidak hanya yang kontra namun juga para pendukung berdirinya perusahaan tersebut. Terkait hal ini, Budi Sulitstijo, Pakar Geoteknik, Hidrologi dan Lingkungan Geologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan bahwa pembangungan pabrik Semen Indonesia sudah memenuhi seluruh kaidan perizinan penambangan dan tata kelola lingkungan. Sementara pihak PT Semen Indonesia selaku pihak “tertuduh” sebenarnya telah membuka diri untuk kunjungan masyarakat umum dan para blogger ke pabrik Semen Indonesia di Rembang dengan diadakannya Wisata Green Industry serupa dengan yang diadakan di Tuban.

  1. Reklamasi Lahan Bekas Tambang

Salah satu yang menjadi perhatian khalayak umum tentang pabrik semen adalah reklamasi lahan bekas tambang. Setidaknya ada empat bentuk reklamasi lahan bekas tambang PT Semen Indonesia yakni dijadikan embung (bendungan buatan untuk mengairi sawah warga), waduk buatan sebagai tempat wisata maupun tempat berlatih ski air dan penghutanan kembali bekas tambang batu kapur.

penghutanan kembali lahan bekas tambang
penghutanan kembali
  1. Recruitment Tenaga Kerja PT Semen Indonesia

Buat yang kepo pengen tahu gimana caranya jadi pegawai di PT Semen Indonesia, perusahaan ini sering mengadakan seleksi perekrutan tenaga kerja secara online sebelum seleksi offline. Lowongan juga terbuka untuk pelamar dari seluruh Indonesia, jadi kalau mau update infonya sering-sering aja kepoin website dan juga akun media sosial Semen Indonesia, ya.

  1. Semen Indonesia Mengajar

Tahu gerakan Indonesia Mengajar? Itu loh gerakan yang dirintis oleh pak Anies Baswedan yang mengirimkan para sarjana ke pelosok nusantara untuk menjadi guru. Itu loh, mimpi besar saya sebelum akhirnya direlakan karena harus kembali ke kampung halaman. Nah, Semen Indonesia juga pernah mengadakan kegiatan serupa bernama Semen Indonesia Mengajar. Kegiatan ini dilakukan di Rembang-Jawa Tengah dengan pengajar tak lain adalah karyawan PT Semen Indonesia.

Semen Indonesia Mengajar
Semen Indonesia Mengajar
  1. Event Besar tanpa EO

Event Wisata Green Industry bukanlah event main-main. Sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali dengan ratusan peserta dari berbagai kota di pulau Jawa. Yang unik adalah semua proses persiapan dan pelaksanan acara ini mulai dari pendaftaran, seleksi peserta, penjemputan hingga semua agenda selama acara dihandle langsung oleh para pegawai Semen Indonesia. Panitia yang ikut wara-wiri selama kegiatan ternyata tidak berasal dari Event Organizer atau relawan komunitas melainkan ‘orang dalam’ perusahaan. Salute!

  1. Road to Semen Indonesia

Tidak banyak CEO yang menulis buku. Dan pak Dwi Soetjipto, eks CEO PT Semen Indonesia yang saat ini di Pertamina telah menulis buku setebal 318 halaman tentang perjalanan Semen Indonesia dari awal mula pendiriannya hingga saat ini berjudul Road To Semen Indonesia. Tidak hanya dikemas dalam bahasa yang ringan dan mudah dimengerti oleh mereka yang bahkan tidak paham industri semen, buku ini juga telah dicetak dalam edisi berbahasa Inggris.

Oke, itu tadi 7 fakta Semen Indonesia ala Winwin. Sampai bertemu di episode selanjutnya! 😉

*) Diolah dari berbagai sumber

Advertisements